— Barcelona masih memiliki pekerjaan rumah untuk melengkapi komposisi lini depannya pada bursa transfer musim panas 2026. Posisi penyerang tengah menjadi salah satu area yang mendapat perhatian setelah klub dikaitkan dengan Julian Alvarez dari Atletico Madrid.

Namun, apabila rencana tersebut tidak terealisasi, Barcelona ternyata sudah memiliki alternatif dari dalam skuad. Anthony Gordon secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk mengisi posisi nomor 9 jika pelatih membutuhkan opsi tambahan di lini depan.

Gordon baru bergabung dengan Barcelona pada musim panas ini setelah meninggalkan Newcastle United. Pemain asal Inggris tersebut langsung memberikan kesan positif pada penampilan perdananya bersama klub Catalan.

Ia tampil dari bangku cadangan ketika Barcelona menghadapi Elche. Hanya membutuhkan waktu sekitar empat menit setelah masuk ke lapangan, Gordon langsung menghasilkan dua assist yang membantu Barcelona mengamankan kemenangan telak 5-0.

Performa tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi Gordon. Selain memberikan kontribusi langsung berupa assist, pergerakannya di lini depan juga memperlihatkan bahwa dirinya dapat dimainkan di sejumlah posisi berbeda.

Gordon Mengaku Nyaman Bermain sebagai Nomor 9

Selama beberapa musim terakhir, Gordon lebih sering dikenal sebagai pemain yang beroperasi dari sisi sayap. Kecepatan dan kemampuan membawa bola menjadi salah satu kekuatan utama pemain berusia 25 tahun tersebut.

Namun, pengalaman pada musim lalu menunjukkan bahwa Gordon juga mampu menjalankan tugas sebagai penyerang tengah. Ketika dimainkan di posisi tersebut bersama Newcastle United, ia berhasil mencetak sembilan gol dalam 15 pertandingan.

Catatan itu menjadi alasan Gordon percaya diri jika Barcelona akhirnya membutuhkan dirinya sebagai ujung tombak.

“Ya, tentu saja, saya banyak memainkan posisi itu pada musim lalu. Saya rasa saya memainkannya dengan sangat baik,” ujar Gordon.

Menurutnya, karakter permainannya memang sedikit berbeda dibandingkan penyerang tengah konvensional. Gordon tidak hanya menunggu bola di dalam kotak penalti, tetapi juga senang turun untuk membantu menghubungkan permainan.

“Saya memiliki kekuatan yang berbeda dari pemain nomor 9 pada umumnya. Saya bisa bergerak dan keluar dari kotak penalti untuk menghubungkan permainan,” katanya.

Gaya tersebut bisa menjadi keuntungan bagi Barcelona yang membutuhkan penyerang dengan mobilitas tinggi. Gordon dapat bergerak meninggalkan area tengah untuk membuka ruang bagi pemain lain sekaligus menciptakan opsi umpan tambahan.

Barcelona Masih Memburu Julian Alvarez

Meski Gordon siap mengambil peran tersebut, Barcelona belum sepenuhnya menutup peluang mendatangkan penyerang baru. Julian Alvarez masih menjadi salah satu nama yang dikaitkan dengan klub.

Penyerang Atletico Madrid itu dianggap sebagai kandidat ideal untuk mengisi posisi nomor 9. Kemampuan mencetak gol, mobilitas, serta pengalamannya di level tertinggi membuat Alvarez menjadi target yang menarik.

Masalah terbesar berada pada nilai transfer. Atletico Madrid disebut meminta setidaknya 150 juta euro untuk melepas pemain asal Argentina tersebut.

Angka itu membuat Barcelona harus mempertimbangkan kembali strategi transfernya. Klub perlu memperhitungkan kondisi finansial sebelum mengambil keputusan besar untuk mendatangkan Alvarez.

Di sisi lain, Barcelona telah menambah beberapa pemain di lini depan. Selain Gordon, klub juga merekrut Karim Adeyemi serta pemain muda Jesse Bisiwu pada musim panas ini.

Kehadiran ketiga pemain tersebut memberikan lebih banyak pilihan kepada tim pelatih. Gordon khususnya menawarkan fleksibilitas karena dapat bermain sebagai winger maupun penyerang tengah.

Penampilan perdananya bersama Barcelona membuat peluang tersebut semakin terbuka. Dua assist dalam waktu singkat menunjukkan bahwa Gordon mampu memberikan dampak meski tidak bermain sejak menit pertama.

Jika Barcelona gagal mencapai kesepakatan dengan Atletico Madrid, Gordon berpotensi mendapatkan kesempatan lebih besar di posisi nomor 9. Situasi itu sekaligus dapat membuka babak baru dalam kariernya setelah selama ini lebih dikenal sebagai pemain sayap.

Musim 2026/2027 pun bisa menjadi periode penting bagi Gordon untuk membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar opsi di sisi lapangan. Jika mampu mempertahankan performa dan produktivitasnya, ia bisa menjadi solusi internal Barcelona untuk mengatasi persoalan di lini depan.